Burung Elang jawa / javan hawk-eagle
Elang jawa (Spizatetus bartelsii) merupakan burung endemik
di Pulau Jawa. Elang jawa termasuk burung paling dilindungi setelah
populasinya di alam liar liar mengalami penurunan tajam.
Pada tahun 2010, jumlah elang jawa tercatat hanya 325 pasang, yang
tersebar di Gunung Halimun Salak, Gunung Gede Pangrango, Gunung Ciremai,
dan beberapa gunung berapi di Jawa. Di Gunung Ceremai, misalnya, para
ahli memperkirakan jumlahnya hanya tersisa lima pasang .
–
Elang jawa identik dengan lambang negara Republik Indonesia, yaitu
Garuda, dan sejak tahun 1992 ditetapkan sebagai maskot satwa langka
Indonesia.
Ciri-ciri fisik burung ini antara lain kepala berwarna cokelat
kemerahan, dengan jambul hitam berujung putih, yang terdiri atas 2 – 4
helai bulu yang menonjol.
Tengkuk berwarna cokelat kekuningan, yang terkadang terlihat berkilau
keemasan jika terkena cahaya. Sayapnya agak membulat dengan ujung
sedikit menekuk ketika sedang terbang.
Kepalanya berukuran sedang dan proporsional, bentuk ekornya sedikit lebih panjang dari elang brontok.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar